Category Archives: Reflection

If I Die…… (Lovely Lullaby Story)

Demi Allah, seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa berbicara sekejab, lalu menceritakan (pengalaman sakaratul mautnya) pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut, dan mulai menangisi diri kalian sendiri” (Imam Ghozali mengutip atsar Al-Hasan).

 

Siapa?

Siapa lagi yg akan sanggup menolongku kelak?

Apakah syafaatnya kah? hingga aku pun belum sempat mengenal Rasullullah SAW

Apakah ampunan Nya kah? hingga aku belum sempat bertobat  dan benar-benar mengabdi menjadi hamba-Nya

Oh, perasaan iriku membuncah…

Aku iri melihat orang-orang yang lebih muda, betapa umur mereka masih belia, sedikit dosa, terlebih jika mereka lebih taat pada-Nya…

Aku iri melihat orang-orang yang lebih tua, saat umur mereka lebih banyak dan telah melakukan kebajikan dan ibadah kepada-Nya….

dan aku?

Siapa dan apa yang akan menolongku kelak?

Akankah amalku menemaki di alam kubur nanti…bagaimana jika nanti amal-amalku hilang tak berbekas karena riya’ku….rasa riya’ begitu halus perlahan menggerogoti amal ku….

Lalu,

Belumlah cukup birrul walidainku pada Ayah Ibuku…. belum cukup sampai kapanpun itu…. Ayah ibu maafkan aku,  siapa menyangka umur……apakah jiwa-jiwa yang lebih tua yang akan menghadapnya? bagaimana jika yang muda yang akan menghadap kepada-Nya terlebih dahulu…. Oh, siapa menyangka umur….. Ayah Ibu, aku sangat sayang kalian….

Oh kakak, maafkan aku, atas segala kesalahanku, betapa aku sayang pada kakak….. Kak, hanya engkau yang tahu keinginan terbesarku sebelum aku meninggalkan dunia ini….

Oh saudara, Oh Kawan, Oh kerabat semua yang pernah hadir dalam hidup ku atau hidup mu, kalian…. Sungguh, maafkan aku…. Aku haturkan kembali permohonan maaf pada perpisahan ini….

Oh dunia, Oh kehidupan….. terimakasih atas pembelajaran nya

Ya Allah, jadikan jiwaku tenang…. jadikan aku ridha dan Engkau ridha atas kembali nya hambamu ini kepada-Mu….

Laa ilaha illallah Muhammadur Rasulullah :’)

…………..

 

Kulihat,

Nafasnya semakin berat….

Tangannya tergenggam erat…seperti merasakan kesakitan yang luarbiasa…sakaratul mautkah dia?

Pelan…perlahan… airmata menetes di kedua sudut matanya…

Matanya terpejam sangat lekat…

Bibirnya yang terus bergumam…

Terdengar alunan rindu lirih….ampunan…duka…harapan…

Tangannya dan kakinya terasa dingin… badannya bergetar hebat, jantungnya berdetak begitu kencang… nafasnya semakin sesak…semakin berat…. Tubuhnya berguncang…..

Perlahan tubuhnya mulai tenang…

Nafasnya kembali teratur….

Tubuhnya hangat…

Matanya tetap terpejam lekat…erat…

Sebuah senyum tipis terkembang….

Tangan nya tertelungkup rapat…. kaki nya bersejajar….

dan….

Tak bisa terbayangkan apakah esok mentari yg akan menyapa ataukah alam kubur yang menyambutnya….

Malam itu begitu lekat…. entah apakah tidurnya itu adalah tidur sementara atau tidur selamanya…

Begitulah dia mempersiapkan tidur malamnya…

-end-

 

-Selamat mempersiapkan tidur malam ini….

 

——————-

*Footnote

(1) “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”. (QS. Al-Jumu’ah, 62:8)

(2) “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (QS. Luqman 31:34)

(3) Sabda Rasulullah SAW : “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang” (HR. Tirmidzi)

(4) Sabda Rasulullah SAW : “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek ?” (HR. Bukhari)

 

————————————————————

NB:

Hingga nanti…. tiba…. rest of my life, memohon maaf sebesarnya atas segala nya. Dan bila, ada hal-hal lain yang perlu diselesaikan. Mohon sekira nya dapat di ikhlaskan segala nya. I appreciate it. Jazakumullah khair katsiran :’

Best Regards,

llllllllllllllllllll

Advertisements

“Kemana hati itu?

images

“Kesedihan bukan tersebab atas sebuah kehilangan atau kepergian…. namun atas sebuah kemurnian, keterjagaan, keikhlasan dan bahkan ketauhidan yang mungkin terlarut bersama hilangnya atau perginya sebab itu….

(ZZ)

———————————————————————————————–

Allah Humma, Ya Muqallib Al-Quloob, Thabbit Qalbi ‘Alaa Deenik,
“O Turner of the hearts, make my heart firm upon Your Religion.”

“Verily, the hearts of all the sons of Adam are between the two fingers out of the fingers of the Compassionate Lord as one heart.
Rabb turns that to any (direction) Rabb likes.

Allāhumma Musarrif Al-Qulūbi Sarrif Qulūbana ‘Alā Tā’atika
“O Allah, Turner of the hearts, direct our hearts to Your obedience”

[The Prophet Muhammad (Salla-Allahu ‘Alayhi wa Sallam): Saheeh Muslim]

Rahasia Wanita: Telepati dan Airmata

download

 

 

 

 

 

 

 

Tetiba menarik sekali membahas #rahasia #wanita

Wanita: Penuh perasaan dan  airmata… benarkah?

Sebelumnya hendak  membahas, ingin sedikit bercerita mengenai #airmata dan #telepati, kejadian yang menurut saya patut di abadikan dalam blog ini 🙂

———————————————————————————————————————–

>> Minggu, 14/04/2013 malam pukul. 20.30 (waktu Taiwan)

Hari itu, entahlah, ada perasaan sedikit tidak mendukung diri, tiba-tiba saja semuanya begitu ‘gloomy’. Tahukan bahwa diripun hendak tak tahu kenapa?

Malam hari, perjalanan pulang kembali ke kampus setelah pertemuan dg beberapa teman di salah satu kampus di pusat Taipei.

Ada hal yg mendesak, sesak…
Diripun berjalan menyusuri jalan menuju stasiun MRT terdekat…
Jalanan dg lampu temaram, sayup-sayup angin malam berhembus, jalanan basah akan rintik hujan, sesekali rintik-rintik hujan menyentuh lembut wajah….

Menyusuri trotoar, mencoba melambatkan langkah, sambil mencoba mengatur nafas dan menetramkan hati. Semakin sesak dan tes..tes.. GAGAL.
Tetesan air pun jatuh berderai…berlomba-lomba…
ah kenapa ini kenapa…

Ahh, kenapa harus disaat seperti ini… seakan tidak peduli…berurai saja airmata ini-TANPA BISA DITAHAN- Yakin…

Diripun berjalan menyusuri jalan, menembus dinginnya malam, tangan sigap mengayunkan-mengusap usap mata- menyeka… Persis seperti kaca mobil yang di lap saat hujan…

Hati pun haru, diri pun seakan lemah. sungguh tetiba sangat rindu- entah kepada siapa rindu itu tersampaikan… akhirnya benar-benar rindu menghadap kepadaNya- rindu dipeluk-Nya… Yakin Dia sekarang dekat sekali….

Pun langkah kaki ini terus melangkah, mencari jalan yang lebih sepi dan temaram…
Aku benar-benar ingin sendiri….
Aku tidak ingin orang lain melihatku…
Biarkan biarkan aku menangis….
Biarkan aku….

Stasiun semakin dekat lampu temaram berganti terang….
Aku pastikan bahwa semua baik-baik saja…
Dan aku memang sedang baik-baik saja…
Hanya entahlah kenapa airmata ini terus saja mengalir…

 

>> on MRT- Gongguan-Jiantan (20 minutes -an)

Aku memilih duduk menunduk, memejamkan mata…
Aku berusaha untuk tidur…
Tiada disangka, airmata masih berlomba keluar dari kelopak mata ini…
Tes…tes..tes…deras..seperti titik-titik hujan…
Aku biarkan saja…

Kereta semakin ramai dan padat…
Aku tidak peduli, aku usap-usap segera mata…
Sangat berharap tiada seorangpun melihatku…
Apalagi bertanya, ada apa?
Sungguh aku tidak tahu apa jawabnya…
Sungguh….

Aku tidak ingin orang khawatir dengan air mataku…
Aku tidak sedang lemah…tidak pula butuh perhatian…
Aku ingin sendiri saja…
Berikan aku waktu….
Dan semua akan baik-baik saja (insyaAllah)

*Malam itu, bagiku seperti bermain dalam drama… ya drama…

>> Indonesia, Home, 14/04/2013 (pukul 20.00 WIB)

Malam itu,
Ibunda menerima sebuah sms, bahwa kakak tercinta sedang sakit…
Tetiba hatipun terasa sesak…pecahlah tangis…tiba-tiba…entahlah…
Ibunda segera menelepon kakak tercinta…
Kabar bahwa kakak baik-baik saja tidak jua bisa menghentikan airmata yang keluar…
Airmata pun sedang berlomba keluar…entahlah…
Pun,
Ketika adik ibu menelepon Ibunda…
Kembali tumpah ruahlah airmata membasahi, mengalir di pipi nya…
Kenapa ini… ada apa….
Ibunda merasakan rindu tiba-tiba…. tapi hendak rindu siapa dituju…entahlah… tiada tahu…
Tetiba terbayang alm. ibu dan bapak…
Malam itu hanya airmata saja….
Entahlah….

 

>> Indonesia, suatu tempat , 14/04/2013 (20.30 WIB)

Pulang jaga dari sebuah RSUD,
Mulai membaringkan badan lelahnya…
Hatinya dan batinnya merasakan lelah…
Seakan hilang harapan tiba-tiba menyeruak….

Entah kenapa ini…ada apa ini…

Semburat… airmata pun mulai mengalir….
Tes..tes…tes..tes….
Rasa sesak dihati pun hadir…
Desiran hangat mengalir menyentuh kalbu…
Semburat airmata masih saja keluar…
Tanpa tahu…kapan ini akan berakhir….
Dan terdiam, berharap akan harapan baru…

————————————————————————————————–
Duhai hati…duhai jiwa…dan duhai mata…
Ada apa gerangankah engkau?

Apa yang hendak ingin engkau sampaikan…
Apa yang hendak engkau ungkapkan…
Kenapa harus melalui airmata….

Sungguh, bukan…bukan dengan apa-apa airmata ini…
Tapi orang memandang bahwa air mata adalah lemah…
Duhai airmata…
Bahwa yakin, engkau hadir karena engkau hendak mengajarkan…
Airmata mengajarkan sebuah kepasrahan…
Bahwa bukanlah siapa-siapa diri-diri ini dimuka bumi ini…
Justru engkau mengajarkan bagaimana tetap teguh, kuat dan tegar…

Duhai airmata dan jiwa…
Tiadalah semua yg terjadi kehendak_Nya…
Dari engkau-engkaulah diri dan batin belajar…
Dia-lah yang mengajarkan melalui airmata…

Tetesan airmata…
menembus batin…
menguatkan hati…

Airmata…
Rahasia wanita….
Yang menguatkannya…

:’)

—————————————————————————————————————-
>> Penjelasan Cerita:

Tiada disangka,
Hari ini terungkap segala gundah gulana yang melanda diri tiba-tiba…
TELEPATI antara 3 wanita: Aku, Ibu, dan Kakak

Sebenarnya ini bukan yg pertama kali,
Kami ber tiga merasakan hal yang sama di saat waktu yang hampir bersama,
Ada rangkaian koneksi Telepati diantara kami yang tersambung…
entahlah…
Betapa kuat sinyal diantara kami…

Karenanya kami selalu ‘aware’ dengan apa yang sedang kami alami…
Senang atau sedih….
Apa yang terjadi?
Kami tidak tahu…
Kami memastikan bahwa satu sama lain baik-baik saja….
Pun kami berdoa bersama agar semua baik-baik saja…

“Having invisible communication between mom and her daughter, and also between the sister and her sisters are totally EXIST! No Doubt it….”
*Allahu akbar*

——————————————————————–
#KESIMPULAN:

Akhirnya, mari kita simpulkan mengenai RAHASIA WANITA…
Salah dua kuncinya adalah AIRMATA dan TELEPATI….

1) AIRMATA
Jangan anggap bahwa airmata adalah identik dengan kelemahan.
Bukan, justru airmata adalah sarana pembelajaran sosok wanita…

Airmata mengajarkan seseorang untuk menyadari mengenai makna hidup…
Airmata mengajari mengenai pembelajaran hidup…
Airmata mengajari lebih mengenal batin-hati…
Airmata mengajari keihklasan, kepasrahan, lebih tunduk kepada Pemilik dirinya…
Airmata menyehatkan jiwa-raga…

Ya…airmata itu menguatkan…

2) TELEPATI
Jangan pernah heran bahwa percuma bersembunyi dari wanita…
Percuma berkelit dari wanita
Percuma berbohong dari wanita
Perasaan yang terasah…terbangun…menguatka radar telepati…

Kekuatan wanita adalah ‘telepati’
Tiadalah semakin terasah telepati itu…
Karena wanita tercipta dengan penuh perasaan…
Wanita mudah membangun perasaan…

Wanita dan telepati…
(Mungkin) Tidak terpisahkan….

Sekian 🙂

16/04/2013 (pukul 01.03 -waktu Taiwan-)

 

Bila Aku Jatuh Cinta…..

Image

Ya Allah,

Jika aku jatuh cinta,
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,
jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati,
izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,
jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,
rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu,
jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,
janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah Engkau mengetahui bahawa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu,
telah berjumpa pada taat pada-Mu,
telah bersatu dalam dakwah pada-MU,
telah berpadu dalam membela syariat-Mu.
Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya.
Kekalkanlah cintanya.
Tunjukilah jalan-jalannya.
Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

(As-Syahid Sayyid Qutb)

Image

Sumber:

http://www.eramuslim.com/oase-iman/puisi-sayyid-qutb-ketika-ia-jatuh-cinta.htm#.UU0vOhegKwU

Happy New Year (1 Muharram)

“Kembali meLURUSkan yang menyimpang…MengKUATkan yang lemah… MengINGATkan yang terlupa….”

….will our journeys worth the fight?

….we keep holding out for what we don’t know….we never know….

….BarakAllah New Year- 1 Muharram 1434 Hijriyah

 

————————————————————-00——————————————————

Bismillahhirakhmanirrakhim sodaraaah…..
Now, we counting the hours to =>>> New Year 1434 Hijriyah (1 Muharram) ^_____^

Alhamdulillah…tiba-tiba deg deg..an gimana begitu…

What we have done?

#hening…

 

Sebelumnya mari kita telusuri makna tahun baru Hijriyah ini…

Mari kita meneladani makna HIJRAH yang dilakukan Nabi Muhammad SAW…

Hijrah Nabi Muhammad Saw…

Saat Nabi Muhammad dan kaum muslim “hijrah” dari Mekkah ke Madinah…

Saat para sahabat nabi berkorban dan bersatu padu dalam rangka mewujudkan “hijrah”…

Saat sebuah perjuangan maksimal melandasi makna hijrah…

Saat sebuah upaya maksimal melingkupi menaungi makna hijrah…

Saat hijrah adalah upaya perbaikan….

Saat hijrah adalah upaya perwujudan keimanan-ketaqwaan kepada-Nya….

Saat hijrah adalah upaya pemasrahan diri kepada-Nya…

Saat hijrah adalah upaya untuk terus ber-ikhtiar dan menyempurnakan….

Sebuah penyempurnaan sebagai sebaik-baik hamba-Nya….


———————————————————00——————————————————–

Dan…..

InsyaAllah kali ini akan sedikit share ttg Hijriyah-bulan Muharram…

Apa yang harus dilakukan di bulan muharram?

Adakah amalan khusus di bulan muharram?

Bagaimana….

 

=>> Singkatnya begini:

1. What we have done? (Yuk bermuhasabah/ evaluasi diri/ reflection)

Ya, momen evaluasi diri memang bisa dilakukan kapan saja, tiap waktu tiap akhir malam, atau sekehendak hati. Namun, Bulan muharram adalah bulan awal dalam kalender islam,  sepertinya ini bisa dijadikan momen yang pas untuk mengevaluasi “keseluruhan” yang telah kita lakukan…..

 

What we’ve done before?

What we’ve been preparing for?

Untuk kehidupan sekarang (dunia) dan kehidupan setelah ini (akhirat)

Cobalah luangkan waktu sejenak disela kesibukan yang jelas-jelas tiada habisnya ini…

 

Kembali meLURUSkan yang menyimpang…MengKUATkan yang lemah… MengINGATkan yang terlupa….

 

Tiadalah ada sebuah kelelahan dalam diri manusia untuk terus memperbaiki diri…untuk terus ‘melangkah’ di bumi-Nya…kepada-Nya….

Tiadalah kesempurnaan dari kelelahan selain akhirnya……meraih keridho’anNya

(Yakni, semakin dan semakin bertambah kebaikan dan manfaat yang didapatkan-dihasilkan DAN mengakhiri kehidupan dunia ini dengan sebaik-baiknya akhir hidup- khusnul khotimah)…bukankah begitu sodaraku?

 

Yuk…mari silahkan evaluasi dan menyusun rencana-rencana-harapan dan tujuan kembali selama 1 tahun kedepan….

Mengingatkan,

“Rabb, sesempurna apapun rencana-rencana kami__Sungguh ridho-Mu lah yang menjadi penyempurna dalam sebuah kesempurnaan” 

 

—————————————————00—————————————————–

2. Amalan yang dilakukan di Bulan Muharram

Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Islam. Dan, bulan muharram termasuk dalam empat Bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT (Bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Bulan Rajab). Apakah lantas kita mengistimewakan dengan amalan-amalan yang terbiasa ada dimasyarakat (Budaya vs Ibadah)?

Sejatinya, segala sesuatunya tergantung dari niatnya. Namun, tiadalah sebuah amalan itu melainkan ada dalil yang kuat yang melandasi nya…

Dari ‘Aisyah rodhiyallohu ‘anha, dia berkata; Rosululloh SAW bersabda:

“Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tidak ada perintah kami atasnya maka amalan itu tertolak.” (HR. Muslim)

 

InsyaAllah sudahkah paham?

Bukanlah kita harus mengikuti tradisi nenek moyang atau kakek moyang…atau moyang moyang lainnya yg tidak ada sanad/ dasar hukumnya… Mungkin, yuk..lebih berhati-hati….

Menyikapi banyak diantara masyarakat kita yg sangat  kental masalah pencampur adukkan agama dan tradisi bagaimana?

Semoga memang beliau-beliau belum paham…

Yang sudah paham, Mari adakan pendekatan pelan-pelan…sampaikan perlahan- karena pemahaman itu tidak instan/langsung..tapi secara perlahan hingga nantinya dapat tertanam kuat dalam diri…. (InsyaAllah)

 

=>> Perlukah mengkhususkan doa awal dan akhir tahun?

Mungkin ada yang pernah membaca adanya doa ‘khusus’ akhir tahun dan awal tahun ya? Jadi bagaimana?

Doa itu bisa dari => doa yang lafadz nya ada dalam Alquran dan berasal dari Rasullulah. Ataupun doa-doa yang dari orang-orang soleh / dari kita.

Sejatinya memang baiknya doa berasal dari Alquran dan hadist.

Namun, apabila doa yang kita lantunkan memang baik dan semakin mendekatkan kita akan kehadiran-Nya dalam lantunan munajat doa kita, kenapa tidak?…..

Yang terpenting adalah meluruskan niat…tidak selalu harus tidak terpatron pada harus waktu sekarang atau nanti, harus ini itu… klo tidak begini maka akan begitu…. dalam hal ini sudah terkotak-kotak dan “mengkhususkan” dengan dasar yang di buat-buat…

 

Baiknya, Yuk…

Kembali luruskan niat dalam berdoa….

Sungguh Allah itu dekat, Allah-lah yang mengetahui tiap niat tersembunyi….

Mendekatlah pd-Nya…Berdoalah…

“Berdoalah engkau semua padaKu, pasti Aku mengabulkan doamu semua itu.” (Q.S 40: 60)

 

 

Jadi, apalagi?

Selanjutnya, amalan di bulan muharram yang dianjurkan adalah =>>

=> Disunnahkan untuk Puasa Assyura’ (10 Muharram) ^_____^

Dari Abu Hurairah RA. berkata, Rasulullah Saw. bersabda,

“Sebaik-baiknya puasa setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah Muharram. Dan sebaik-baiknya ibadah setelah ibadah wajib adalah shalat malam.” (HR Muslim)

 

=> Fadhilah Shaum ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram) apa?

Dari Abu Qotadah bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Saya berharap ia bisa menghapuskan dosa-dosa satu tahun yang telah lewat.”  (HR. Muslim)

 

=> Bagaimana pelaksanaannya*? 

  • Puasa 3 hari (9, 10, 11 Muharram)
  • Puasa 2 hari (9, 10 Muharram) (*yg dianjurkan)
  • Puasa 1 hari (10 Muharram)

*Selanjutnya, silahkan lihat dr sumber di bawah-lebih lengkap dalilnya… 🙂

——————————————————–00———————————————————

 

Alhamdulillah…

Baiklah…semoga bermanfaat…

Sungguh kesalahan dan kekurangan datangnya dari hamba yang selemah-lemahnya ini… dan kesempurnaan, kebenaran  ilmu hanyalah milik-Nya…..

Wallahu a’lam bish-shawabi

 

————————————————————-00———————————————————

My side Note:

Sungguh tak dapat kudapatkan cela yg paling besar pada diri seseorang kecuali…. kemampuannya untuk ‘sempurna’ namun…. dia tidak mau berjuang untuk meraihnya (Al-Mutanabbi)

 

Sungguh,

Semoga diri-diri ini selalu dalam semangat-ghirah untuk selalu “menyempurnakan” diri dalam kebaikan….  #Hijrah

meskipun NYATA,

bahwa diri ini tak akan pernah bisa menjadi SEMPURNA…

 

——————————————————–00——————————————————-

….will our journeys worth the fight?

….we keep holding out for what we don’t know….we never know….

…. Rabb exist… Rabb will answer every single prayer…

…. we know its right….

…. Keep moving forward, my brothers-sisters…

 

BarakaAllah New Year- 1 Muharram 1434 Hijriyah

BarakaAllah….

BArakaAllah…

For a whole Year….. ^^

 

*Taipei, 14/11/2012, 11.33 (GMT+8)

#cloudy #autumn #noon #discussionroom12 #dizzy 

 

 

———————————————————————————————————————————–

Sources:

http://www.dakwatuna.com/2008/01/359/fadhilah-shaum-bulan-muharram/#ixzz2C9uZpUEE….http://www.dakwatuna.com/2011/12/17012/bulan-muharram-keutamaan-legenda-mitos-dan-bidah-di-dalamnya/#ixzz2C9yhCAs1….. http://www.almanar.co.id/artikel-asatidzah/keutamaan-muharram-dan-asyura.html