#WorldHijabDay

…. Ketika suatu saat dunia mengakui ”hijab”  mu,

…. Ketika suatu saat dunia mengakui identitas mu sebagai muslim,

…. Hendak apalagi yang ingin engkau capai?

 

——————————————

Hari ini adalah #World Hijab Day (Ada ya? Baru ngeh juga aku nya…)

Sebuah perjuangan panjang bagi wanita muslimah untuk menggunakan hijab dari dahulu sampai sekarang.  Sebuah perkembangan yang sangat pesat telah terjadi di tanah Indonesia tentang hijab saat ini. Sedangkan di bagian bumi lain khususnya Eropa-Amerika,  banyak muslimah yg masih memperjuangkan hijab mereka agar diakui-diterima…bukan sekedar simbol agama saja…

 

Berbagai opini muncul kala mengobrol dengan teman-teman foreigners non muslim. Ketika mereka menganggap bahwa hijab adalah sebuah budaya.  Ketika hijab adalah sebuah tren pakaian atau pakaian adat saja. Bahkan ada yg menyuruhku berganti baju yg lebih ’sesuai’ untuk  musim panas karena kasihan melihatku…dan lain-lain.

Ada lagi bagian masyarakat  US  yg terjangkit islamophobia dan highly curious terhadap muslim, islam. Takut namun penasaran dengan islam. Temanku yg berasal dari US itu hanya highly curious. Sangat penasaran. Setiap perjumpaan kami  terselip obrolan mengenai islam khususnya tentang hijab.

 

Kenapa kamu pakai hijab? Apa yang membedakan kamu dg org2 yg tidak berhijab? Apakah dengan hijab membedakan kamu sebagai orang baik atau bukan? Bagaimana dg org yg baik tapi tidak menggunakan jilbab? Bagaimana dg org yg berjilbab tapi tidak baik perilakunya?

 

Hingga akhirnya sebuah obrolan ringan bersama kawanku  saat itu membuatku tiba-tiba membuatku ”terhenyak”.

Obrolan panjang kami terhenti dg pertanyaanya yg terakhirnya…

Bagaimana ketika dunia mengakui keberadaan muslimah yang berhijab,

Ketika identitas kalian sebagai muslim diakui oleh dunia,

atau bahkan banyak wanita didunia ini berhijab…

….apa lagi yg akan kalian cari?

….Apa yang akan membedakan antara kalian wanita muslim, satu sama lain?

 

-Aku terdiam….

 

”Allah lah yang mengetahui  ”perbedaan” antara manusia satu dan lainnya”

Sebuah jawaban singkat aku berikan. Entah dia mengerti atau tidak sebuah jawaban mengenai ke-Esa-an Yang Maha Mengetahui hal-hal “terkecil” “tersembunyi” pada tiap-tiap jiwa makhluk-Nya.

 

————————————-

 

Ketika suatu saat dunia mengakui ”hijab” ini…

Ketika suatu saat dunia mengakui identitas kita sebagai muslim…

Apalagi yg hendak kita capai?

Untuk siapa hijab-hijab ini hendak kita persembahkan?

Sebenarnya tujuan apa yang hendak dicapai dari perjuangan panjang  ini?

 

—————————————-

Akhirnya,

Saat diri berikrar untuk berhijab,

Saat raga tertutup oleh hijab itu,

Harapan sejati terdalam, jiwa pun ”berhijab”  pula…

Hingga jiwa dan raga pun menyatu… untuk saling menjaga….saling terjaga….

Menghasilkan sebuah keharmonisan sosok muslimah sesungguhnya…seutuhnya…

Hijab~ Tiada lain tak terkecuali yakni sebagai bentuk penghambaan kepada-Nya.

Hanya kepada-Nya. Cukup.

 

“Hijab is not merely a covering dress, but more importantly it’s manners, speech, behavior, appearance in anywhere…anytime…anything…anyone….we are….

 

(Wallahu a’lam bish-shawabi )

 

Happy Hijab Day, sisters… 

Advertisements