Rahasia Wanita: Telepati dan Airmata

download

 

 

 

 

 

 

 

Tetiba menarik sekali membahas #rahasia #wanita

Wanita: Penuh perasaan dan  airmata… benarkah?

Sebelumnya hendak  membahas, ingin sedikit bercerita mengenai #airmata dan #telepati, kejadian yang menurut saya patut di abadikan dalam blog ini :)

———————————————————————————————————————–

>> Minggu, 14/04/2013 malam pukul. 20.30 (waktu Taiwan)

Hari itu, entahlah, ada perasaan sedikit tidak mendukung diri, tiba-tiba saja semuanya begitu ‘gloomy’. Tahukan bahwa diripun hendak tak tahu kenapa?

Malam hari, perjalanan pulang kembali ke kampus setelah pertemuan dg beberapa teman di salah satu kampus di pusat Taipei.

Ada hal yg mendesak, sesak…
Diripun berjalan menyusuri jalan menuju stasiun MRT terdekat…
Jalanan dg lampu temaram, sayup-sayup angin malam berhembus, jalanan basah akan rintik hujan, sesekali rintik-rintik hujan menyentuh lembut wajah….

Menyusuri trotoar, mencoba melambatkan langkah, sambil mencoba mengatur nafas dan menetramkan hati. Semakin sesak dan tes..tes.. GAGAL.
Tetesan air pun jatuh berderai…berlomba-lomba…
ah kenapa ini kenapa…

Ahh, kenapa harus disaat seperti ini… seakan tidak peduli…berurai saja airmata ini-TANPA BISA DITAHAN- Yakin…

Diripun berjalan menyusuri jalan, menembus dinginnya malam, tangan sigap mengayunkan-mengusap usap mata- menyeka… Persis seperti kaca mobil yang di lap saat hujan…

Hati pun haru, diri pun seakan lemah. sungguh tetiba sangat rindu- entah kepada siapa rindu itu tersampaikan… akhirnya benar-benar rindu menghadap kepadaNya- rindu dipeluk-Nya… Yakin Dia sekarang dekat sekali….

Pun langkah kaki ini terus melangkah, mencari jalan yang lebih sepi dan temaram…
Aku benar-benar ingin sendiri….
Aku tidak ingin orang lain melihatku…
Biarkan biarkan aku menangis….
Biarkan aku….

Stasiun semakin dekat lampu temaram berganti terang….
Aku pastikan bahwa semua baik-baik saja…
Dan aku memang sedang baik-baik saja…
Hanya entahlah kenapa airmata ini terus saja mengalir…

 

>> on MRT- Gongguan-Jiantan (20 minutes -an)

Aku memilih duduk menunduk, memejamkan mata…
Aku berusaha untuk tidur…
Tiada disangka, airmata masih berlomba keluar dari kelopak mata ini…
Tes…tes..tes…deras..seperti titik-titik hujan…
Aku biarkan saja…

Kereta semakin ramai dan padat…
Aku tidak peduli, aku usap-usap segera mata…
Sangat berharap tiada seorangpun melihatku…
Apalagi bertanya, ada apa?
Sungguh aku tidak tahu apa jawabnya…
Sungguh….

Aku tidak ingin orang khawatir dengan air mataku…
Aku tidak sedang lemah…tidak pula butuh perhatian…
Aku ingin sendiri saja…
Berikan aku waktu….
Dan semua akan baik-baik saja (insyaAllah)

*Malam itu, bagiku seperti bermain dalam drama… ya drama…

>> Indonesia, Home, 14/04/2013 (pukul 20.00 WIB)

Malam itu,
Ibunda menerima sebuah sms, bahwa kakak tercinta sedang sakit…
Tetiba hatipun terasa sesak…pecahlah tangis…tiba-tiba…entahlah…
Ibunda segera menelepon kakak tercinta…
Kabar bahwa kakak baik-baik saja tidak jua bisa menghentikan airmata yang keluar…
Airmata pun sedang berlomba keluar…entahlah…
Pun,
Ketika adik ibu menelepon Ibunda…
Kembali tumpah ruahlah airmata membasahi, mengalir di pipi nya…
Kenapa ini… ada apa….
Ibunda merasakan rindu tiba-tiba…. tapi hendak rindu siapa dituju…entahlah… tiada tahu…
Tetiba terbayang alm. ibu dan bapak…
Malam itu hanya airmata saja….
Entahlah….

 

>> Indonesia, suatu tempat , 14/04/2013 (20.30 WIB)

Pulang jaga dari sebuah RSUD,
Mulai membaringkan badan lelahnya…
Hatinya dan batinnya merasakan lelah…
Seakan hilang harapan tiba-tiba menyeruak….

Entah kenapa ini…ada apa ini…

Semburat… airmata pun mulai mengalir….
Tes..tes…tes..tes….
Rasa sesak dihati pun hadir…
Desiran hangat mengalir menyentuh kalbu…
Semburat airmata masih saja keluar…
Tanpa tahu…kapan ini akan berakhir….
Dan terdiam, berharap akan harapan baru…

————————————————————————————————–
Duhai hati…duhai jiwa…dan duhai mata…
Ada apa gerangankah engkau?

Apa yang hendak ingin engkau sampaikan…
Apa yang hendak engkau ungkapkan…
Kenapa harus melalui airmata….

Sungguh, bukan…bukan dengan apa-apa airmata ini…
Tapi orang memandang bahwa air mata adalah lemah…
Duhai airmata…
Bahwa yakin, engkau hadir karena engkau hendak mengajarkan…
Airmata mengajarkan sebuah kepasrahan…
Bahwa bukanlah siapa-siapa diri-diri ini dimuka bumi ini…
Justru engkau mengajarkan bagaimana tetap teguh, kuat dan tegar…

Duhai airmata dan jiwa…
Tiadalah semua yg terjadi kehendak_Nya…
Dari engkau-engkaulah diri dan batin belajar…
Dia-lah yang mengajarkan melalui airmata…

Tetesan airmata…
menembus batin…
menguatkan hati…

Airmata…
Rahasia wanita….
Yang menguatkannya…

:’)

—————————————————————————————————————-
>> Penjelasan Cerita:

Tiada disangka,
Hari ini terungkap segala gundah gulana yang melanda diri tiba-tiba…
TELEPATI antara 3 wanita: Aku, Ibu, dan Kakak

Sebenarnya ini bukan yg pertama kali,
Kami ber tiga merasakan hal yang sama di saat waktu yang hampir bersama,
Ada rangkaian koneksi Telepati diantara kami yang tersambung…
entahlah…
Betapa kuat sinyal diantara kami…

Karenanya kami selalu ‘aware’ dengan apa yang sedang kami alami…
Senang atau sedih….
Apa yang terjadi?
Kami tidak tahu…
Kami memastikan bahwa satu sama lain baik-baik saja….
Pun kami berdoa bersama agar semua baik-baik saja…

“Having invisible communication between mom and her daughter, and also between the sister and her sisters are totally EXIST! No Doubt it….”
*Allahu akbar*

——————————————————————–
#KESIMPULAN:

Akhirnya, mari kita simpulkan mengenai RAHASIA WANITA…
Salah dua kuncinya adalah AIRMATA dan TELEPATI….

1) AIRMATA
Jangan anggap bahwa airmata adalah identik dengan kelemahan.
Bukan, justru airmata adalah sarana pembelajaran sosok wanita…

Airmata mengajarkan seseorang untuk menyadari mengenai makna hidup…
Airmata mengajari mengenai pembelajaran hidup…
Airmata mengajari lebih mengenal batin-hati…
Airmata mengajari keihklasan, kepasrahan, lebih tunduk kepada Pemilik dirinya…
Airmata menyehatkan jiwa-raga…

Ya…airmata itu menguatkan…

2) TELEPATI
Jangan pernah heran bahwa percuma bersembunyi dari wanita…
Percuma berkelit dari wanita
Percuma berbohong dari wanita
Perasaan yang terasah…terbangun…menguatka radar telepati…

Kekuatan wanita adalah ‘telepati’
Tiadalah semakin terasah telepati itu…
Karena wanita tercipta dengan penuh perasaan…
Wanita mudah membangun perasaan…

Wanita dan telepati…
(Mungkin) Tidak terpisahkan….

Sekian :)

16/04/2013 (pukul 01.03 -waktu Taiwan-)

 

About these ads

Leave your message/s :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s